Kalkulator Menghitung Selamatan Orang Meninggal
Masukkan tanggal wafat, dan dapatkan seluruh jadwal selamatan — mulai dari 3 hari hingga 1000 hari (Nyewu) — secara otomatis dan akurat.
Masukkan Data
Isi tanggal meninggal dunia untuk menghitung seluruh jadwal selamatan.
Perhitungan Mendhak Pisan & Mendhak Pindho menggunakan pendekatan tahun Hijriah (≈354 hari) sesuai adat Jawa-Islam. Tanggal pasti selamatan dapat berbeda ±1 hari tergantung rukyat/hisab setempat — sebaiknya dikonfirmasi ke sesepuh atau tokoh agama setempat.
Jadwal Selamatan Anda
Masukkan tanggal untuk melihat jadwal lengkap
Apa Itu Selamatan Kematian dalam Tradisi Jawa?
Selamatan — juga dikenal dengan istilah slametan, tahlilan, atau kirim doa — adalah rangkaian doa bersama yang digelar keluarga setelah seseorang meninggal dunia. Tradisi ini memadukan ajaran Islam (pembacaan Yasin, tahlil, dan doa arwah) dengan kebiasaan Jawa turun-temurun yang mengatur waktu pelaksanaannya berdasarkan hitungan hari tertentu sejak kematian. Bagi keluarga yang berduka, kalkulator menghitung selamatan orang meninggal ini hadir untuk memudahkan penentuan tanggal, tanpa perlu menghitung manual satu per satu.
Cara Kerja Kalkulator Menghitung Selamatan Orang Meninggal
Kalkulator ini bekerja dengan mengambil tanggal wafat sebagai titik awal (dihitung sebagai hari ke-1), lalu menjumlahkannya dengan interval hari sesuai tahapan selamatan yang berlaku dalam adat Jawa-Islam. Untuk hari ke-3, ke-7, ke-40, ke-100, dan ke-1000, sistem menggunakan kalender Masehi standar. Sementara untuk Mendhak Pisan dan Mendhak Pindho, sistem menambahkan pendekatan satu dan dua tahun Hijriah (sekitar 354–355 hari per tahun), karena secara adat kedua peringatan ini mengikuti siklus tahun Jawa/Hijriah, bukan tahun Masehi penuh (365 hari).
Tabel Jadwal Lengkap Selamatan Kematian
| Tahapan | Nama Tradisi Jawa | Hari Ke- | Dasar Hitungan |
|---|---|---|---|
| Hari Kematian | Geblag | Hari ke-1 | Tanggal wafat |
| 3 Hari | Nelung Dina | Hari ke-3 | Masehi |
| 7 Hari | Mitung Dina | Hari ke-7 | Masehi |
| 40 Hari | Matang Puluh | Hari ke-40 | Masehi |
| 100 Hari | Nyatus | Hari ke-100 | Masehi |
| 1 Tahun | Mendhak Pisan | ≈ Hari ke-354 | 1 Tahun Hijriah |
| 2 Tahun | Mendhak Pindho | ≈ Hari ke-709 | 2 Tahun Hijriah |
| 1000 Hari | Nyewu | Hari ke-1000 | Masehi |
Makna Setiap Tahapan Selamatan
Mengiringi arwah melewati masa transisi pertama setelah kematian; doa bersama untuk menguatkan keluarga yang masih berduka.
Peringatan yang biasanya dihadiri lebih banyak tetangga dan kerabat, diisi tahlil, Yasin, dan doa bersama.
Dipercaya sebagai masa transisi yang lebih sempurna; keluarga mulai kembali menata kehidupan sambil terus mendoakan almarhum.
Kenduri yang lebih besar sebagai penguat doa dan sedekah atas nama almarhum, sekaligus refleksi tentang kefanaan hidup.
Peringatan tahun pertama dan kedua, digelar lebih meriah dengan mengundang keluarga besar sebagai bentuk penghormatan.
Puncak sekaligus penutup rangkaian selamatan, menjadi simbol penyempurnaan perjalanan doa keluarga untuk arwah.
Panduan Menggunakan Kalkulator Ini
- Masukkan nama almarhum/almarhumah pada kolom yang tersedia (boleh dikosongkan).
- Pilih tanggal meninggal dunia melalui kalender yang tersedia.
- Klik tombol “Hitung Jadwal Selamatan” untuk menampilkan seluruh tanggal secara otomatis.
- Gunakan tombol “Cetak Jadwal” atau “Salin Jadwal” untuk menyimpan dan membagikan hasil kepada keluarga.
Hasil dari perhitungan ini dapat dijadikan acuan awal keluarga sebelum berkoordinasi lebih lanjut dengan sesepuh, ustadz, atau tokoh masyarakat setempat, karena praktik di setiap daerah bisa sedikit berbeda.
Pertanyaan yang Sering Diajukan (FAQ)
Apa itu selamatan orang meninggal?
Selamatan orang meninggal adalah tradisi doa bersama keluarga dan tetangga yang digelar pada hari-hari tertentu setelah seseorang wafat, sebagai bentuk penghormatan dan permohonan ampunan untuk arwah yang telah meninggal.
Apakah hari ke-1000 dihitung dari tanggal kematian atau dari hari ke-100?
Hari ke-1000 (Nyewu) dihitung langsung dari tanggal kematian, dengan hari wafat dianggap sebagai hari pertama, bukan dihitung ulang dari selamatan hari ke-100.
Apa itu Mendhak Pisan dan Mendhak Pindho?
Mendhak Pisan adalah peringatan satu tahun pertama setelah kematian, sedangkan Mendhak Pindho adalah peringatan dua tahun. Keduanya dihitung menggunakan pendekatan tahun Hijriah, bukan tahun Masehi penuh.
Apakah kalkulator ini akurat untuk semua daerah di Indonesia?
Kalkulator ini menggunakan hitungan umum yang berlaku luas dalam tradisi Jawa-Islam. Karena praktik dapat berbeda antar daerah dan keluarga, hasil ini sebaiknya digunakan sebagai acuan awal, lalu dikonfirmasi kembali dengan sesepuh atau tokoh agama setempat.
Apakah selamatan wajib dilakukan seluruhnya?
Tidak. Pelaksanaan selamatan disesuaikan dengan kemampuan dan kesepakatan keluarga masing-masing; sebagian keluarga hanya melaksanakan sebagian tahapan sesuai kondisi.
Kalkulator ini disediakan sebagai alat bantu edukatif untuk memudahkan perencanaan jadwal selamatan berdasarkan tradisi Jawa-Islam yang berlaku umum di Indonesia. Hasil perhitungan bersifat estimasi; untuk kepastian tanggal, disarankan berkonsultasi dengan tokoh agama, sesepuh keluarga, atau rujukan seperti NU Online. Dipersembahkan oleh Tim Redaksi DexoCalc.com.
